Bagi kawan Fabriku yang sudah berkecimpung di dunia bisnis tekstil, pasti sudah tidak asing lagi dengan sebutan “rib”. Sebelum kita membahas lebih dalam lagi hal yang bersangkutan dengan rib, kita bahas terlebih dahulu Apa Itu Bahan Rib?.
Apa Itu Bahan Rib?
Rib adalah jenis kain rajut yang memiliki ciri elastis banyak digunakan pada bagian leher dan lengan kaos. Sama seperti pilihan kain pembuatan kaos, rib pun memiliki banyak sekali pilihan jenis kain dan juga warna yang sangat beragam. Tentunya rib yang digunakan oleh pembuatan kaos berbagai model disesuaikan dengan warna dasar kain kaos yang dipilih produsen. Meskipun ada pula kaos yang memiliki warna rib tidak sama dengan warna kain kaos yang dibuat.
Fungsi Dari Kain Rib
Kain rib ini memiliki fungsi membentuk pakaian agar tampak body fit dan juga memperkuat beberapa bagian khusus pada kaos atau pakaian. Hal ini yang membuat kain rib memiliki sifat yang elastis baik untuk dalaman kaos, pakaian hangat dan juga bagian kaos lainnya. Kain rib juga bisa dibuat secara manual atau pun dengan menggunakan mesin otomatis.
Di Bagian Mana Saja Rib Digunakan?
Pada kaos oblong (t-shirt) standar, rib umumnya dipasang di bagian lingkar leher. Untuk kaos lengan panjang, rib juga ditambahkan di ujung lengan (manset) agar lengan tidak melorot. Pada hoodie dan sweater, rib biasanya ada di bagian bawah badan dan ujung lengan. Sementara pada celana training atau jogger, rib dipasang di area pinggang dan pergelangan kaki.
Ukuran Kain Rib
Untuk ukuran rib sendiri selalu berbeda, tergantung dari model kaos seperti apa yang akan dibuat. Pada normalnya, biasanya lebar rib itu 1,5 cm hingga 2 cm. Berbeda lagi jika bahan kaos yang digunakan lebih tipis, biasanya rib yang digunakan berukuran 1 cm.
Berapa Kg Rib Yang Dibutuhkan Dalam 1kg Bahan?
Pertanyaan yang sering muncul adalah, berapa kg rib yang digunakan dalam 1kg bahan? Biasanya untuk rib normal, kamu hanya perlu menghitung 5% dari banyak nya kain yang kamu gunakan. Tetapi tidak pasti 5% dari berat kain yah, ada juga faktor lainnya seperti lebar rib yang dapat menentukan berapa banyak rib yang akan kamu pakai.
Jadi, jika kamu menggunakan 1kg kain, maka RIB yang kamu butuhkan sebanyak 0.05kg. Jika kamu menggunakan kain sebanyak 1 Roll (25kg) maka RIB yang kamu gunakan sebanyak 1kg.
Begitu kawan Fabriku penjelasan singkat mengenai Rib. Jadi untuk rencana bisnis selanjutnya, jangan lupa bagaimana cara untuk menghitung rib untuk pemakaian bahan yang sudah Anda miliki.
Jenis-Jenis Kain Rib
Berdasarkan pola rajutannya, ada beberapa jenis rib yang umum digunakan.
Rib 1x1 memiliki pola satu jahitan rajut dan satu jahitan purl yang bergantian. Hasilnya tipis, ringan, dan elastis, menjadikannya jenis rib paling populer untuk kaos sehari-hari dan kaos oblong.
Rib 2x2 dan 3x3 memiliki pola yang lebih lebar dengan dua atau tiga jahitan bergantian. Kainnya lebih tebal dan kokoh, cocok untuk hoodie, sweater, atau kaos yang membutuhkan struktur lebih kuat di bagian leher dan manset.
Rib 2x1 menawarkan pola yang tidak simetris sehingga menghasilkan tampilan dan elastisitas yang unik. Jenis ini sering dipakai untuk kaos kasual atau sporty.
Rib Tubular dirajut dalam bentuk tabung tanpa sambungan tepi, sehingga sangat praktis dan nyaman. Cocok untuk kaos seamless atau produk yang mengutamakan finishing halus.
Berdasarkan bahan seratnya, rib juga bisa dibedakan menjadi rib cotton (lembut dan menyerap keringat), rib polyester (tahan lama dan tidak mudah kusut), serta rib spandex (elastisitas ekstra, ideal untuk kaos fitted atau pakaian olahraga).
Fabriku menyediakan beragam bahan kain untuk bisnis kaos dan pakaian Anda. Untuk informasi lebih lanjut, bisa langsung hubungi customer service Fabriku.